Warung Bebas

Senin, 16 Januari 2012

Tulisan Al-Qur'an Pertama di Dunia

Kitab
itu terpajang rapi dalam sebuah kotak kaca persegi empat yang menutupi
dari sentuhan apa pun. Lembaran kertas putih bersih itu berisi tulisan
yang tidak semua orang mengerti apa bacaannya.

Tulisan-tulisan
itulah yang membantu Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya membangun
peradaban manusia di Madinah hingga tersebar ke seluruh dunia. Lembaran
itu merupakan tulisan pertama kitab suci umat Islam.



Pict :








Beruntung,
okezone dapat melihat langsung tulisan yang sempat dimodifikasi di era
Khalifah Utsman bin Affan itu. Karena itu mungkin, Alquran ini sering
disebut Quran Utsmani.Isi
tulisan berbeda dengan Alquran masa kini, mirip dengan kitab-kitab kuno
pada umumnya. Huruf terlihat lebih besar dan tidak ada tanda seperti
harokat atau titik di atas atau di bawah huruf. Seperti misalkan huruf
ba yang terdapat titik di bawah atau nun yang ada titik di atas.

"Ini
Quran asli yang pernah ditulis para sahabat ketika Nabi menerima
wahyu," kata Mahmud Farizi seorang pembimbing ibadah dari kloter 27
Jakarta Saudi (JKS) Kota Depok, saat ditemui di Museum Kakbah, Makkah,
Selasa, 8 November.

Quran
Utsmani itu kini terdapat di Museum Kakbah yang terletak di kawasan
Ummul Dun Kota Makkah arah barat. Memang Quran yang dipajang dalam
museum tersebut, bukan Alquran asli yang tertulis di pelepah kurma pada
zaman Nabi. Alquran ini sudah merupakan bentuk jiplakan dari yang asli.

Mahmud
yang membawa 50- an jamaah menjelaskan awal mula Quran dibukukan
seperti saat ini. Menurut cerita dia, pemicu usulan Quran dibukukan
adalah sahabat Umar bin Khattab. Umar khawatir melihat banyaknya para
hafidz (penghapal) Quran yang meninggal dunia.

Setelah
sempat tiga kali ditolak khalifah Abu Bakar Asshidiq, akhirnya usulan
agar Quran dibukukan direstui juga pada akhir masa pemerintahan Abu
Bakar. Belakangan, kitab Quran itu dimodifikasi hingga sampai ke umat
Islam seperti sekarang ini. "Yang dimodifikasi hurufnya bukan isi dari
Qurannya," papar Mahmud.

Saat
itu, sahabat nabi, Zaid bin Haritsah ditugaskan sebagai Ketua Tim Lima
untuk merumuskan pembukuan ayat- ayat Alquran. Zaid ditunjuk karena
dirinya memiliki kemampuan keindahan menulis yang luar biasa.

Bagi
para jamaah calon haji asal Indonesia, tentu Quran asli Ustmani ini
menjadi pengetahuan tersendiri. Betapa sejarah dan perjuangan para
sahabat di masa Nabi yang begitu hebat untuk mempertahankan Islam.

1 komentar:

  • 17 Januari 2012 04.46

    It can be rare to find an expert in whom you will surely have some confidence. In the world in the present day, nobody really cares about showing others the answer in this subject matter. How blessed I am to have found a real wonderful web-site as this. It's people like you exactly who make a genuine difference currently through the concepts they discuss.

    delete

Poskan Komentar

 

tambah info Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger